Thursday, October 11, 2012

Surat Untuk Ayah



Mentari akan datang lagi
Untuk menyambut hari
Burung-burung akan bernyanyi lagi
Untuk meramaikan pagi

Kuambil sepucuk kertas
Dan menulis surat untuk ayah
Yang jauh disana
Berharap surat itu terbalaskan

Ayah, andai saja kau tahu
Disini kami menunggumu
Untuk kembali menemani kami

Tapi takdir telah berkata lain
Kau tidak membalas satu kata pun

Kau hanya diam disana
Terbaring kaku
Tertimbun tanah yang lembut
Dan hanya tangisku yang dapat membalas surat untukmu

Andai kau masih disini bersamaku
Sungguh, akan kupeluk dirimu dan takkan kulepas

No comments:

Post a Comment